Kamis, 02 Juli 2009

mendaki Gunung

Cerita tentang pengalamanku waktu mendaki gunung.
Pada tahun 1996 waktu pertengahan kelas 1 sma, kami 10 orang satu kelas berencana melakukan kamping tapi seorang temanku mengusulkan mendaki gunung karena kakak temanku itu seorang pendaki,lalu kami diskusi, dan jadilah kami memutuskan untuk melakukan pendakian pada waktu itu kami memutuskan mendaki gunung merbabu lewat kopeng,kami sepakat mengajak kakak temanku untuk berbagi pengalaman karena dari 10 orang nggak ngerti seluk beluk pendakian,kami memutuskan berangkat pada waktu libur semester 1 pada hari sabtu pagi pukul 09.00 wib,rencananya selama 2 hari 1 malam.Sayapun bersiap-siap,pada awalnya saya pinjam ransel kepada seorang teman saya bawa seadanya seperti kaus ganti,Selimut,jas hujan.Lalu untuk logistik saya bawa mie instan 6 buah, untuk memasak kami iuran untuk beli paravin(bahan seperti lilin tapi lebih panas) lalu panci kecil,pada waktu itu mines tenda karena pada nggak punya,untuk alas tidur saya bawa potongan spon ati yang anti air panjang 2 m lebar 1 m.Lalu senter dan lilin,rata2 teman temanku sama bawaannya.Keesokan harinya kami berangkat setelah ijin pada orang tua masing2.Kami berangkat ke terminal jombor lalu naik bis ke terminal magelang kemudian naik bis kecil menuju kopeng.Dihitung2 pada waktu itu menghabiskan biaya sekitar 12 ribu(pergi pulang) perorang termasuk bea masuk hutan wisata kopeng,sampai disana jam 11 pagi lalu naik ke pos pendakian(namanya lupa)sampai di pos pendakian pukul 01 siang kemudian istirahat di pos,kami kemudian menyusun rencana pendakian lalu diputuskan untuk mendaki selepas isya.Sambil menunggu kami lihat pemandangan sekitar yg begitu indah dalam hatiku ini yg aku cari selama ini,udara yg bersih,pepohonar nan rindang,kicau burung2,dan lain sebagainya yg membuat hati ini merasa senang.Demikian juga teman2ku.Setelah waktunya kami mulai berangkat tapi sebelumnya kami berdoa mohon keselamatan.Banyak juga pada waktu itu yg akan mendaki kelihatan sudah pada senior,rangselnya nyampe diatas kepala(sekarang sih aku udah punya)lalu kami mulai mendaki, jalur yg ditempuh sekitar 7 kilometer(kalau lewat wekas cuma 5 km) jalurnya naik turun sampai agak stres maklum baru pemula,sampai pos 1 kami istirahat sejenak di pos 1 hutan belum lebat.Kemudian kami lanjutkan perjalanan, jalannya masih naik turun.nyampe pos 2 kami istirahat makan dengan masak mie.Sekitar jam 11 kami teruskan pendakian nyampe pos 3 disini pohon2 besar2 dengan akar yg menyembul keluar dan hutanya lebat,kemudian hujan turun lumayan lebat kami memakai jas hujan sambil menggigil kedinginan,sampai juga di pos 4 jam 3 pagi kami memutuskan istirahat tidur karena kecapaian,kami bangun jam 6 pagi lalu sarapan dan meneruskan pendakian puncak belum kelihatan tapi vegetasi udah berubah jadi pohon yg kecil2,jalanya agak curam,sampailah dipos 5 kami teruskan perjalanan untuk sampai ke puncak,vegetasi udah berubah disini yg banyak adalah pohon bunga abadi edelweis.Jalur pendakian sangat curam dan di kanan kiri jurang,kami harus ekstra hati2.Pada jam 11 siang kami sampai puncak,kami bersyukur telah selamat sampai tujuan.Dibawah pemandangannya tidak bisa dituliskan disini pokoknya indaaaah sekali kota magelang tampak puncak sindoro,puncak merbabu tampak indah pada waktu itu puncak merapi tidak tampak karena tertutup kabut tebal.Setelah puas kami memutuskan untuk turun,sampai dipos pendakian jam 5 sore kami sangat lelah,badan terasa capek tapi jiwa kami terpuaskan.
Kami menginap dipos pendakian karena kami pulangnya keesokan harinya.
Pengalaman pertama 4 orang temanku udah tidak mau diajak mendaki,otomatis tinggal 6 orang kami beri nama grup pencinta alam kami dengan nama GREEN FOREST dengan personel saya,penyo,dwik,tri,triman,joko.
Pendakian kedua kami lakukan di G lawu pada libur semester 2 kami semua sampai puncak,pada 17 agustus 1997 kami melakukan hiking(jalan kaki) ke pantai parangtritis kira2 sejauh 25 km,berjalan sukses.
Pada libur kenaikan kelas kami mendaki G Sindoro.Libur Semester 1 kelas 2 kami mendaki G Sumbing.Lalu hiking ke kaliurang sejauh 25 km,
libur semester 2 kelas 2 kami mendaki gunung merapi lewat kaliuran tapi gagal sampai puncak. Pada kenaikan kelas 3 kami terus melakukan kegiatan pendakian.Sampai kami lulus sma.Setelah itu udah tidak ada kegiatan pendakian karena masing2 pada mencari kerja.
Saya sendiri kerja ditempat kakak saya bekerja di daerah kepulauan riau tepatnya di PT Numbing jaya di perkebunan karet.Tapi saya cuma 1 tahun disana lalu saya pulang kembali ke jogja.
Seminggu setelah dirumah teman saya datang penyo namanya setelah bincang2 kami sepakat mendaki gunung Merapi tapi lewat boyolali.Kami cuma berdua.Pada waktu itu bukan musim liburan jadinya yg mendaki cuma sedikit saja,kalau tidak sala cuma 3 grop termasuk kami.Saya dan penyo mendaki berdua pada jam 7 malam,pengalaman mendaki berdua pertamakali bagi saya,kami berdua saling menjaga,karena berdua kami mendaki dengan sistem speed(mendaki cepat)karena kami ingin lihat SunRise.Pada jam 4.30 kami berdua udah sampai pasar bubrak(100m dibawah puncak)sunrise pada waktu itu begitu indah.Tepat pukul 6 kami berdua sampai puncak G Merapi(puncak Garuda)jam 7 kami turun dengan super speed(itu istilah kami karena kami turunnya setengah lari)jam 10 kami berdua sudah sampai pos pendakian terus Kami langsung pulang.
Saya kadang mendaki berdua tapi seringnya ber 4.Itu pengalaman mendaki saya dan teman2.Tahun 2004 saya berhenti total mendaki, bukannya tidak mau tapi kesibukan kerja dan keluarga,mungkin bila nanti ada kesempatan saya mungkin ingin mendaki bersama teman2 seperti dulu lagi....
bagi allumni smk budya wacana lulusan th 1999 jurusan listrik A kapan kita mendaki lagi hub:emailku andox_666@yahoo.co.id(widi k)

1 komentar:

  1. kini perjalanan pendakian tetap aku lakukan bersama teman-teman baru maupun sendirian sampai nanti sampai mati....

    BalasHapus

Komen bergantung pada keiklasan anda